Prof. Guy Standing: BIG Menjauhkan Orang dari Pekerjaan Berbahaya

Prof. Guy Standing adalah co-president dari Basic Income Earth Network (BIEN) dan juga seorang profesor ekonomi dari School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London. Ia menulis beberapa buku terkait dengan Basic Income. Berikut adalah petikan dan terjemahan wawancara antara Prof. Guy Standing dengan Editor-in-Chief Euractiv Polandia, Karolina Zbytniewska.

Jaminan Pendapatan Dasar (Basic Income Guarantee/BIG) berarti uang diterima tanpa syarat oleh semua orang di sebuah komunitas. Bagaimana kita bisa mendapatkan manfaat sosial dari BIG ini?

BIG dapat dibenarkan secara moral dan filosofis. Ini adalah masalah pemberantasan kemiskinan, dan – lebih umum – untuk memastikan keadilan sosial.

Banyak ekonom liberal berpendapat bahwa setidaknya di negara-negara demokrasi Barat kita hidup dalam masyarakat terbuka dan tanpa kelas, seperti slogan mimpi Amerika. Bukankah secara teoritis ini juga keadilan sosial?

Tapi kenyataannya kekayaan dan pendapatan kita jauh lebih dipengaruhi oleh warisan orang tua dan generasi terdahulu daripada tindakan kita sendiri. Karena begitu banyak tergantung pada warisan pribadi inilah kemudian kita perlu dividen sosial.

Kita tidak terlahir sama, baik dari sisi talenta maupun latar belakang sosial ekonomi, yang kemudian menentukan situasi kita. Tapi bukankah setting dimana kita berkembang juga ditentukan oleh eksternal/lingkungan diluar diri kita?

Baik, jadi sekarang kita beralih ke argumen mendasar lain soal keadilan secara ekologis. Orang kaya menghasilkan uang dengan mencemari lingkungan dan menghabiskan sumber daya alam, sementara orang miskin dan kaum awam adalah orang-orang yang mengalami polusi ini. Dengan mempertimbangkan hal ini, BIG bisa menjadi semacam kompensasi bagi orang umum/miskin karena menderita efek samping keuntungan yang diperoleh orang kaya.

Selain itu, keadilan sosial bukanlah akhir dari manfaat positif BIG. Sebab BIG juga dapat meningkatkan kebebasan, dimana hari ini kebebasan itu berkurang karena adanya kontrol di mana-mana. Dan inti kebebasan adalah hak untuk mengatakan TIDAK. TIDAK untuk pekerjaan yang kita anggap memalukan bagi diri kita. TIDAK untuk bos jahat atau kondisi kerja yang tidak manusiawi, dan mengatakan TIDAK untuk berhadapan dengan birokrasi di kantor jaminan sosial setiap bulannya.

Inikah efek emansipatori dari BIG? Sebab kita tidak harus mempermalukan diri setiap bulan untuk menerima tunjangan pengangguran atau dukungan sosial lainnya karena situasi kemiskinan.

Ada juga keuntungan mendasar ketiga dari penerapan BIG, yaitu kemampuannya untuk meningkatkan kapasitas manusia dan modal sosial kita. Seperti kita tahu, perasaan tidak aman (anxiety) dapat mengurangi kecerdasan manusia. Anda tidak mungkin membuat keputusan secara rasional jika Anda merasa tidak aman. Dan sebaliknya, perasaan aman meningkatkan kompetensi mental kita, pemahaman umum kita, toleransi dan altruisme kita.

UBI sekarang telah diimplementasikan sebagai proyek percontohan di Finlandia. 2.000 orang Finlandia yang dipilih secara acak menerima € 560 per bulan untuk periode 2 tahun sejak 1 Januari. Bagaimana menurut Anda?

Menurut saya, eksperimen Finlandia tidak menguji BIG.

Apa karena ia tidak bersifat universal dan dirancang hanya untuk para pengangguran?

Benar. Meskipun, saya sudah bisa mengatakan hasilnya akan positif. Namun demikian, ada pilot percontohan lain di seluruh dunia yang lebih dekat untuk menjadi contoh eksperimen BIG murni, termasuk tiga program di India (baca juga: belajar dari eksperimen basic income di Madya Pradesh India). Program tersebut sangat berhasil hingga pemerintah India mempertimbangkan penerapan BIG secara reguler.

Percobaan lain yang diadakan di Ontario juga mendekati gagasan asli BIG, karena metode pengambilan sampelnya dengan cara mengumpulkan keseluruhan masyarakat dan mengukur dampaknya secara kolektif. Hal ini sangat penting, jika Anda memberikan perlakuan khusus hanya untuk beberapa orang tertentu saja di komunitas, maka orang yang lainnya – saudara, keluarga, tetangga – akan datang kepada Anda untuk mengambil bagiannya.

Mereka merasa diperlakukan tidak adil, dan bukan BIG kalau begitu namanya? 

Ini terjadi di Finlandia. Tetapi jika setiap orang menerima BIG di masyarakat, ini akan memberi tekanan moral pada orang untuk bertindak secara bertanggung jawab – juga pada anak-anak. Jadi menurut saya penting untuk merancang pilot sedekat mungkin dengan gagasan BIG yang sebenarnya. Namun demikian, percobaan di Finlandia tetaplah sebuah langkah ke arah yang benar, karena ia dapat menghilangkan jebakan kemiskinan, meningkatkan keamanan, dan juga memberikan insentif untuk mengambil pekerjaan dengan gaji rendah atau paruh waktu tanpa tekanan birokratis atau mengurangi manfaatnya. Karena di bawah struktur jaminan sosial saat ini, orang miskin banyak mendapat tekanan untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh birokrat.

Kalau begitu, berarti BIG bukan solusi bagi setiap kebudayaan (universal)? Di Polandia kita termasuk sebagai negara dengan tingkat modal sosial terendah di Eropa, Dengan kepercayaan publik dan pribadi yang minimal ini kemudian sering diterjemahkan menjadi tanggung jawab sosial yang rendah. Beberapa dekade Komunisme harus disalahkan. Malahan menjadi wajar ketika melihat banyak orang menjadi pemabuk.

Percobaan jaminan pendapatan dasar di seluruh dunia, baik di  Amerika Selatan maupun Utara, di Afrika, di India, atau di Jepang menunjukkan bahwa ketika orang memiliki jaminan keamanan dasar – ketika mereka tahu mereka akan dapat membayar uang sewa dan mendapatkan makanan – maka mereka menjadi lebih bertanggung jawab, dan benar-benar menghabiskan lebih sedikit pengeluaran untuk alkohol, narkoba atu rokok. Jenis pemabuk seperti yang Anda sebutkan ini memiliki banyak alasan. Ini adalah gejala penyakit sosial, dimana ketika seseorang berada di jalanan dan merasa buntu karena tidak memiliki apapun. Tentu saja tidak mungkin menyembuhkan semua orang dengan obat yang sama. Tetapi selama kita tidak berhadapan dengan individu dengan “penyakit langka”, maka Anda tetap bisa menggunakan obat umum yang memang manjur bagi mayoritas.

Di Polandia, pemerintah sekarang memperkenalkan program ‘Keluarga 500+’, di mana setiap keluarga menerima 500 PLN (satu juta) sebulan untuk seorang anak. Menurut riset pasar, kondisi ini justru mengurangi semangat bekerja di kalangan orang-orang yang kurang berpendidikan, dan juga di kalangan wanita berusia 35-44 tahun. Termasuk memicu kenaikan jumlah orang pasif yang tidak bekerja maupun mencari pekerjaan. Bagaimana ini menurut Anda?

Memang itu adalah program kontroversial yang secara paternalistik berimbas pada kebiasaan masyarakat Katolik konservatif seperti di Polandia. Namun, dengan pemberian uang tunai seperti itu, setidaknya mereka sudah bisa berhenti melakukan pekerjaan-pekerjaan berbahaya yang mengancam keselamatan mereka. Itu saja sudah sangat hebat. Dalam jangka panjang, saya yakin program ini dapat menyebabkan perbaikan kondisi pekerjaan. Kita tahu, 99% orang ingin memperbaiki kehidupan mereka dan BIG tidak akan mencegah mereka untuk meraih keinginan dan mimpi-mimpi mereka itu. Jadi, jika proyek semacam itu mampu menghentikan mereka melakukan pekerjaan yang berbahaya atau mengerikan, maka ini sebenarnya adalah hasil yang positif. Dan setiap orang juga pada akhirnya harus bertanya pada dirinya sendiri, apakah mereka ingin melakukan pekerjaan itu atau tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »