Tokoh

Penasehat Ekonomi Vatikan Bicara Soal Basic Income

Basic Income Guarantee (BIG) adalah gagasan yang tidak bisa diacuhkan begitu saja. Demikian kira-kira pendapat dari Charles Clark, Penasehat Ekonomi Vatikan. Ia menyampaikan pesan tersebut pada saat menjadi pembicara di depan kurang lebih empat puluhan akademisi di University of St. Michael’s College di Toronto (20/10/17). Seperti kita ketahui, Vatikan merupakan pusat rujukan utama dari gereja dan umat Katholik dunia. Oleh karena itu, “fatwa” dari Vatikan terkait ide dan penerapan Basic Income tentu sangat ditunggu oleh banyak orang di dunia, khususnya dari mereka yang berlatar belakang agama Katholik.

Charles Clark, Penasehat Ekonomi Vatikan (sumber: catholic register)

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa Basic Income adalah sesuatu yang sangat penting, akan tetapi ia juga bukan sesuatu yang bisa menyulap dan mengubah segalanya dalam waktu singkat. Kita masih memerlukan fasilitas publik yang baik, pendidikan yang bagus, serta fasilitas kesehatan yang terjangkau oleh orang miskin. Meskipun demikian, secara garis besar, ajaran sosial dalam agama Katholik tentu sangat mendukung segala kebijakan yang bertujuan mengurangi kemiskinan, ketimpangan, serta menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. Pada kesempatan itu pula Clark mengatakan bahwa memang sudah seharusnya setiap orang mendapatkan kecukupan minimal untuk hidup dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial di lingkungannya.

Gagasan BIG ini memang tidak hanya menarik perhatian para ekonom dan politisi, tetapi juga berbagai kalangan di seluruh belahan dunia. Ekperimen yang sedang berjalan di Finlandia, Kenya, Ontario, Belanda, dan menyusul inisiatif di negara-negara lain seperti Amerika Serikat, China, dan India menunjukkan bahwa BIG memang sebuah gagasan yang layak untuk dipertimbangkan dalam rangka mengurangi ketimpangan dan memperkecil jurang kemiskinan di dunia. “Ketimpangan telah menghalangi mobilitas manusia. Padahal, mobilitas ini adalah jantung dari bekerjanya demokrasi di tengah masyarakat kita” Pungkasnya.

berita lengkap dapat diakses disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »