July 30, 2021
11 11 11 AM
Diskusi Publik: Apa Kata Mahasiswa Soal Jamesta?
United Way Merilis Jaminan Pendapatan Untuk Pengeluaran Tak Terduga di Sacramento, California
Percobaan Jaminan Pendapatan Dasar di Denver Dimulai 1 Juli 2021
Pemerintah Wales Meluncurkan Proposal Percobaan Basic Income Untuk 5.000 Orang Selama Dua Tahun
Gubernur California Siapkan Dana $35 Juta Untuk Eksperimen UBI
Halal bi Halal & IndoBIG Network Monthly Meeting
Mengintip Proposal Basic Income Los Angeles
Webinar: Melawan Jeratan Rentenir dan Pinjol Dengan Jamesta
Proposal Basic Income di Irlandia Utara
Upah Minimum vs. Basic Income: Mana yang Lebih Membebaskan?
Oakland Luncurkan Program Basic Income Terbesar di AS
Eksperimen Basic Income Stockton Berhasil Menurunkan Tingkat Pengangguran
Argumen Untuk JAMESTA di Indonesia
Kongres JAMESTA 2021: Catatan Hari Ketiga
Kongres JAMESTA 2021: Catatan Hari Kedua
Latest Post
Diskusi Publik: Apa Kata Mahasiswa Soal Jamesta? United Way Merilis Jaminan Pendapatan Untuk Pengeluaran Tak Terduga di Sacramento, California Percobaan Jaminan Pendapatan Dasar di Denver Dimulai 1 Juli 2021 Pemerintah Wales Meluncurkan Proposal Percobaan Basic Income Untuk 5.000 Orang Selama Dua Tahun Gubernur California Siapkan Dana $35 Juta Untuk Eksperimen UBI Halal bi Halal & IndoBIG Network Monthly Meeting Mengintip Proposal Basic Income Los Angeles Webinar: Melawan Jeratan Rentenir dan Pinjol Dengan Jamesta Proposal Basic Income di Irlandia Utara Upah Minimum vs. Basic Income: Mana yang Lebih Membebaskan? Oakland Luncurkan Program Basic Income Terbesar di AS Eksperimen Basic Income Stockton Berhasil Menurunkan Tingkat Pengangguran Argumen Untuk JAMESTA di Indonesia Kongres JAMESTA 2021: Catatan Hari Ketiga Kongres JAMESTA 2021: Catatan Hari Kedua

Mungkinkah India Menerapkan Basic Income Dalam Waktu Dekat?

Prediksi penerapan Basic Income Guarantee (BIG) dalam waktu dekat disampaikan oleh Ketua Dewan Penasehat Ekonomi India, Arvind Subramanian, pada 29 Januari 2018 yang lalu. Tentu ini bukan prediksi main-main dari sembarang orang. Arvind mengatakan bahwa “dalam waktu dua tahun dari sekarang, kemungkinan akan ada 1 atau 2 negara bagian di India yang akan mengadopsi kebijakan BIG ini” Ungkapnya pada The Times of India.

Chief Economic Advisor of India, Arvind Subramanian

Berdasarkan hasil survey ekonomi India tahun 2017-2018, muncul desakan dan keinginan dari banyak kalangan terhadap kebijakan pemberian sejumlah uang dari negara kepada orang dewasa dan anak-anak. Pemberian uang itu dimaksudkan sebagai jaminan untuk pemenuhan kebutuhan dasar. Tentu saja harapan ini juga mendapat kritikan tajam dari kelompok yang menolak gagasan ini. Terutama karena kekhawatiran mereka bahwa kebijakan bantuan langsung semacam ini akan menjadi lahan korupsi yang segar. Terlebih, India merupakan salah satu negara yang terkenal paling korup di dunia.

Namun demikian, eksperimen di negara berkembang yang sedang berjalan (baca: BIG di Kenya) menunjukkan adanya tren positif dari pemberian bantuan free money kepada masyarakat miskin ini. Dengan BIG, mereka memiliki kesempatan dan harapan perbaikan masa depan yang lebih baik. India sendiri tidak asing denga kebijakan BIG karena uji coba juga pernah dilakukan di Madhya Pradesh pada tahun 2010 yang lalu. Bukan hanya di negara berkembang, BIG di negara maju seperti Finlandia juga telah memunculkan harapan bahwa program BIG menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama untuk menyambut gelombang automatisasi dan pengangguran besar-besaran akibat penggunaan robot dan mesin cerdas lainnya.

sumber: Independent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up